primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Supaya Ibu dan Bayi Nyaman, Ini Posisi dan Perlekatan Menyusui yang Baik

Author: Marisha A

Editor: dr. Dini Astuti Mirasanti Sp.A

Topik: ASI

Bagi setiap ibu, baik yang sudah berpengalaman maupun yang baru menjadi ibu, proses menyusui menjadi tantangan tersendiri. Mungkin sekilas tampak mudah dan alami, namun ternyata proses menyusui tidaklah semudah yang dibayangkan. Tak hanya bagi ibu, menyusui juga menjadi proses pembelajaran bagi bayi, lho, MomDad!

Namun, dalam prosesnya, seringkali para ibu mengalami kesulitan, khususnya bagi yang baru menjadi ibu. Untuk itu, MomDad perlu mengetahui bagaimana posisi serta perlekatan yang tepat agar saat proses menyusui menjadi momen kedekatan bagi ibu dan buah hati. Simak infomasinya lebih jauh, yuk!

Posisi menyusui

sumber freepik3.jpg
Hal yang sangat penting diperhatikan, namun kerap disepelekan adalah posisi saat menyusui. Posisi yang tepat akan sangat membantu proses menyusui agar berjalan lancar, sehingga baik ibu maupun bayi merasa bahagia saat melakukannya. Posisi menyusui yang tepat adalah ketika kepala, bahu, dan punggung bayi berada di posisi sejajar. Mudahnya, bayi tidak berada dalam posisi ‘nengok’ atau mendongakkan kepalanya saat menyusu ke payudara ibu serta perut bayi menempel dengan perut ibu.

Ada beberapa posisi menyusui yang bisa Mom coba sesuai dengan kenyamanan masing-masing:
  • Cradle hold: Ini adalah posisi menyusui yang paling umum. Biasanya para ibu melakukan posisi ini di minggu pertama kelahiran bayi. Caranya adalah dengan memangku bayi menggunakan tangan kanan untuk membuatnya menyusu di payudara sebelah kanan, kemudian posisikan perut bayi agar menempel dengan perut ibu.
  • Cross craddle hold: Posisi ini tidak berbeda jauh dengan cradle hold. Bedanya, Mom bisa memangku bayi menggunakan tangan kanan dan menyusui di payudara sebelah kiri.
  • Football hold: Berbeda dengan posisi sebelumnya yang mengharuskan perut ibu dan bayi menempel, posisi ini mirip seperti saat membawa bola rugby. Football hold mengharuskan Mom menopang kepala dan leher bayi dengan tangan kanan, namun tubuh bayi diapit oleh ketiak ibu.
  • Berbaring: Letakkan bayi di atas dada ibu. Supaya lebih nyaman, letakkan bantal di bawah punggung ibu. Posisi ini biasanya dilakukan setelah melahirkan dan melakukan inisiasi menyusu dini (IMD). Posisi ini juga memudahkan bayi prematur, bayi kembar, dan bayi yang mengalami kesulitan untuk meletakkan mulutnya pada puting ibu.
  • Berbaring menyamping: Posisi ini mungkin lebih nyaman dilakukan oleh para ibu pasca operasi sesar. Rebahkan tubuh Mom pada posisi menyamping, namun usahakan agar bantal tidak terlalu dekat dengan bayi agar tidak menghalangi jalan napasnya.
  • Koala: Posisi ini cocok untuk anak bayi yang sudah bisa duduk secara mandiri. Posisi ini menempatkan bayi dalam posisi duduk dan kepala menghadap ke payudara ibu.
Perlekatan
sumber freepik2.jpg
Selain posisi, perlekatan saat menyusui juga kerap menjadi tantangan bagi para ibu. Agar mendapatkan perlekatan yang baik, kuncinya adalah CALM, yang merupakan singkatan dari Chin, Areola, Lips, dan Mouth.
  • Chin: Dagu bayi menyentuh payudara ibu sehingga tidak ada jarak sama sekali.
  • Areola: Sebagian besar areola ibu masuk ke mulut bayi, sehingga bayi menyusu tidak hanya dari puting saja.
  • Lips: Posisi bibir atas dan bawah bayi terpuntir keluar.
  • Mouth: Mulut bayi terbuka lebar, tidak boleh hanya sekedar menempel ke puting.
Selain CALM, tanda perlekatan yang baik juga ditandai dengan bayi menyusu tidak lepas-lepas atau tidak terdengar suara berdecak, namun hanya suara menelan. Tanda lain lagi adalah puting ibu tidak terasa nyeri, serta pipi bayi cembung. Tips agar perlekatan baik adalah dengan memegang payudara menggunakan satu tangan dan mengarahkan puting ke arah hidung atau bibir atas bayi untuk merangsang bayi membuka mulut dengan lebar. Pada saat bayi membuka mulut lebar-lebar, bawa bayi ke payudara ibu sehingga sebagian besar jaringan payudara ibu dapat masuk ke mulut bayi.

Apakah selama ini MomDad sudah menyusui dengan posisi yang tepat? Jika belum, yuk terapkan tips di atas! Nah, untuk mengetahui informasi seputar ASI, MPASI, hinga tumbuh kembang si Kecil, jangan lupa follow Instagram @official.primaku dan pantau terus artikel informatif melalui aplikasi PrimaKu.

Sumber foto: Freepik
Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Supaya Lancar, Ini yang Perlu Mom Tahu Sebelum Melakukan Pom...
29 Mar 2022
cover
Supaya Menyenangkan, Ini Tips Membaca Buku Cerita Bersama An...
7 Mei 2022
cover
Supaya Tidak Ketergantungan Main Gadget, Ini Rekomendasi Mai...
8 Mei 2022
cover
Supaya Lebih Mandiri, Ini Tips Mengajarkan Anak Mengatur Keu...
3 Jul 2022
cover
Aman Enggak sih Bayi Pakai Kemiri supaya Alis Lebat?
22 Sep 2022
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: