primaku
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Kriptorkismus, Anakku Kok Tidak Ada “Bijinya”?

Author:

Topik: bayi

Kriptorkismus, Anakku Kok Tidak Ada “Bijinya”?

Pernahkah Anda memeriksa kantung zakar anak Anda? Normalnya, ada dua buah zakar, tetapi ada pula yang teraba zakarnya alias kosong, entah itu satu atau bisa kedua-duanya. Inilah yang disebut kriptorkismus. Perlukah diterapi?

Testis atau buah zakar adalah kelenjar reproduksi laki- laki yang penting untuk kesuburan . Testis memproduksi sperma dan hormone testosterone dari pubertas sampai dewasa. Normalnya, testis terbentuk dalam rongga perut dan akan bergerak turun ke lokasinya di kantung zakar selama bayi dalam Rahim. Turunnya testis ke kantung zakar (skrotum) sangat penting untuk proses pembentukan sperma karena suhu di skrotum lebih rendah 1,5-20C dibadingkan suhu tubuh.

Apa sebetulnya kriptorkismus?

Kriptorkismus adalah terhentinya proses penurunan satu atau kedua testis di suatu tempat antara rongga perut dengan kantung zakar. Kriptorkismus merupakan gangguan diferensiasi seksual laki- laki yang paling sering dijumpai.

Apakah kriptorkismus sering ditemukan?

Angka kejadiannya saat lahir bervariasi berkisar 3,4 persen hingga 5-6 persen bayi laki- laki mengalami kriptorkismus. Bahkan pada bayi prematur angkanya mencapai 17-33 persen. Pada bayi dengan berat badan di bawah 1000 gram mencapai 100 persen karena testis baru turun pada umur 7 bulan kehamilan ketika berat badan janin sebesar 2.000 gram. Sekitar 10 persen kriptorkismus terjadi pada kedua testis (bilateral). Sekitar 30 persen ternyata memang tidak ditemukan testis setelah dicari dari rongga perut, jalur menuju kantung zakar, ataupun di dalam kantung zakar.

Apa saja komplikasinya?

Komplikasi jangka panjang yang terpenting adalah keganasan (kanker) dan infertilitas (tidak subur). Selain itu, dilaporkan juga komplikasi lain yaitu terpuntirnya testis (torsio testis) dan hernia.

Bagaimana kriptorkismus dapat diketahui?

Testis yang tidak turun tidak menimbulkan keluhan seperti sakit, jadi sering tidak diketahui kecuali orang tuanya dan dokter teliti memeriksa dan memperhatikan alat kelamin anak. Kriptorkismus perlu dicurigai jika kantung zakar terlihat rata dan kecil yang seharusnya membulat dan terdapat dua kantung. Biasanya kriptorkismus dapat terdiagnosis saat bayi baru lahir atau pada saat kontrol rutin bulanan ke dokter. Untuk diagnosis harus diperiksa dengan teliti. Setelah itu dapat dilakukan USG (ultrasonografi) atau pemeriksaan dengan MRI (magnetic resonance imaging).Jika perlu dilakukan peneropongan ke perut(laparoskopi) dan khusus untuk kriptorkismus bilateral untuk dilakukan uji hormone HCG (human chorionic gonadotrophin) bahkan pada kasus tertentu perlu analisis kromosom.

Apakah kriptorkismus perlu diobati?

Jelas kriptorkismus harus diobati karena jika testis tidak bergerak turun akhirnya risiko komplikasi akan  meningkat. Pada banyak kasus testis masih bisa turun sampai anak umur 6 bulan, tetapi setelah itu harus diberi pengobatan. Jika tidak turun juga setelah pengobatan, harus dilakukan tindakan bedah dan itu sebaiknya dilakukan sebelum umur 1 tahun.

Bagaimana pengobatan kriptorkismus?

Pengobatan kriptorkismus dilakukan dengan pemberian hormone HCG.Jika tidak berhasil , harus dengan tindakan bedah. Tindakan bedah untuk kriptorkismus termasuk operasi kecil.

 

Penulis : Aman Pulungan

               Ikatan Dokter Anak Indonesia

               Artikel ini pernah dimuat pada KOMPAS kolom Klasika pada 28 Oktober 2012

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: