primaku
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Memakai Popok dapat Mengganggu Stimulasi Berjalan Anak?

Author: Annasya

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Stimulasi, Berjalan, Popok

Penggunaan popok pada bayi memiliki manfaat yang penting dalam perawatan dan kenyamanan bayi serta kenyamanan orang tua. Popok membantu menjaga kulit bayi tetap kering dan bersih dari kotoran dan urin, serta mengurangi kecemasan orang tua tentang bayi mereka berpotensi buang air besar atau kecil di tempat yang tidak seharusnya. Namun, di antara manfaatnya yang praktis, memakai popok ketika bayi sedang melakukan stimulasi berjalan, dapat dianggap mengganggu. Kok bisa sih?

stimulasi berjalan_3.jpg

Perlu MomDad ketahui bahwa popok dapat menghambat gerakan seorang anak berjalan karena menghasilkan “bulk” diantara kedua tungkai bawah yang menyebabkan anak kesulitan mengatur keseimbangan dan semakin memperberat wide stance (pijakan yang lebar) pada anak yang sedang belajar jalan. Suatu studi menunjukkan cara berjalan anak berbeda ketika menggunakan diaper dan saat telanjang yang disebabkan oleh faktor “bulk” diantara kedua tungkai ini. Semakin besar ukuran bongkahan diaper akan semakin memengaruhi dinamika sendi dan step width. Studi lain juga menunjukkan anak yang menggunakan diapers memiliki gerakan (gait) yang kurang matang serta lebih sering terjatuh (missteps) [1,2].

Jika ingin menggunakan popok pastikan agar diganti berkala dan jangan ditunggu sampai sangat penuh, sehingga membentuk “bulk” yang dapat mengganggu anak berjalan.

Tips agar si Kecil Nyaman saat Belajar Berjalan

stimulasi berjalan_1.jpg

Dalam suatu studi yang mencari perbedaan antara penggunaan diaper + celana panjang vs diaper + celana olahraga vs diaper + pakaian dalam, ditemukan bahwa penggunaan celana panjang berkaitan dengan berkurangnya panjang langkah (step length) dan kecepatan anak dalam melangkah dibandingkan anak yang hanya menggunakan diaper dan celana dalam. Penggunaan diaper dan celana olahraga menunjukkan terdapat pengurangan step length dibandingkan anak yang hanya menggunakan diaper dan celana dalam.

Kuncinya adalah memastikan anak dalam kondisi nyaman dan menggunakan bahan pakaian yang tidak membatasi gerakan pinggul maupun lutut agar ia dapat bergerak lebih bebas [3].

Sumber foto: Freepik

Referensi:

  1. Ueda, T., Asano, H., Tsuge, K. et al. Effect of wearing diapers on toddler’s gait. Sci Rep 11, 20105 (2021).
    https://doi.org/10.1038/s41598-021-99583-4
  2. Cole WG, Lingeman JM, Adolph KE. Go naked: diapers affect infant walking. Dev Sci. 2012 Nov;15(6):783-90. doi: 10.1111/j.1467-7687.2012.01169.x. Epub 2012 Sep 7. PMID: 23106732; PMCID: PMC3580949.
  3. Théveniau N, Boisgontier MP, Varieras S, Olivier I. The effects of clothes on independent walking in toddlers. Gait Posture. 2014;39(1):659-61. doi: 10.1016/j.gaitpost.2013.08.031. Epub 2013 Sep 4. PMID: 24054348.
familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Perlu Enggak, sih Bayi Memakai Gurita?
5 Okt 2022
cover
Kapan Anak Bisa Berhenti Memakai Popok?
30 Apr 2023
cover
Tips Aman Memakaikan Baju pada Bayi
22 Des 2023
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: