
Mengenal Penyebab Down Syndrom pada Anak
21 Mar 2022
Author: Marisha A
31 Mei 2022
Topik: Berat Badan
Naik turun berat badan bayi merupakan hal yang normal. Apalagi dalam satu minggu setelah lahir, berat badan bayi akan berkurang karena cairan tubuh yang hilang dan setelahnya akan kembali naik. Namun, bagaimana jika berat badan bayi tak kunjung naik dan apa sih penyebabnya? Simak penjelasannya dari dr. Rina Pratiwi, Sp.A(K), yuk!
Penyebab berat badan tidak naik
Melansir laman IDAI, sebagian besar bayi cepat kembali ke berat lahir di hari ketujuh sampai kesepuluh dan antara minggu ketiga dan keenam. Rata-rata pertambahan berat badan bayi adalah 20-30 gram per hari sehingga begitu usianya satu bulan, berat badannya mencapai 4 kg. Sedangkan pertambahan panjang badannya antara 2.4 sampai 4 cm.
Penyebab tidak naiknya berat badan berkaitan dengan kurangnya asupan nutrisi, peningkatan kebutuhan tubuh, atau bisa juga sebab lainnya. Karena itu, kita harus menggunakan kurva pertumbuhan sebagai pedoman.
Ada 3 macam kurva pertumbuhan, yaitu kurva berat badan terhadap umur, kurva berat badan terhadap panjang badan atau tinggi badan, dan kurva panjang badan atau tinggi badan terhadap umur. Penambahan berat badan biasanya dinilai menggunakan kurva berat badan terhadap umur.
Berat badan anak bisa tidak naik karena dia tidak bertambah gemuk atau malah bertambah kurus, namun juga bisa karena dia tidak bertambah panjang atau tinggi badannya. Untuk menilai apakah anak bertambah kurus, kita menggunakan kurva berat badan terhadap panjang badan atau tinggi badan. Penurunan yang terlihat pada kurva ini menunjukkan bahwa anak bertambah kurus.
Jika anak bertambah kurus, sangat penting orang tua untuk memperhatikan hal-hal berikut yang bisa diindikasikan sebagai penyebabnya, yaitu:
Kurangnya asupan nutrisi
Meningkatnya kebutuhan tubuh
Gangguan penyerapan makanan
Bila berat badan anak tidak bertambah, namun badannya tidak bertambah kurus, orang tua perlu mempertimbangkan kemungkinan lain sebagai penyebab berat badannya tidak naik, misalnya karena dia tidak bertambah panjang atau tinggi. Pengobatan yang keliru akan sangat merugikan anak di kemudian hari. Penambahan asupan nutrisi yang tidak diperlukan hanya akan membuat anak menjadi obesitas dengan segala risiko komplikasinya di kemudian hari.
Kalau suka dengan artikel ini, jangan lupa di like dan bookmark ya, MomDad. Follow juga yuk @official.primaku di Instagram supaya MomDad bisa terus update mengenai tumbuh kembang anak.
Sumber foto: iStock
Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.
Referensi:
21 Mar 2022
14 Apr 2022
4 Mei 2022
12 Mei 2022