1 November 2026
Apakah Vaksin Anak Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan?
Ditulis oleh

Dhia Priyanka
Topik: vaksin anak BPJS, vaksin ditanggung BPJS, imunisasi anak di puskesmas;, vaksin gratis pemerintah, imunisasi rutin JKN, biaya vaksin anak
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Susanti Himawan, Sp. A.
MomDad ingin melengkapi imunisasi si Kecil, tetapi masih bingung apakah vaksin anak ditanggung BPJS Kesehatan? Kabar baiknya, sejumlah imunisasi rutin tersedia melalui program pemerintah. Namun, ada juga vaksin pilihan atau layanan tertentu yang memerlukan biaya mandiri. Yuk, ketahui perbedaannya agar MomDad bisa menentukan pilihan vaksinasi sesuai kebutuhan dan anggaran keluarga!
Apakah Vaksin Anak Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan?
Bisa, tetapi istilah yang lebih tepat adalah pelayanan imunisasi rutin menjadi bagian manfaat JKN dan vaksin program disediakan pemerintah. Artinya, bukan semua produk vaksin di semua tempat dapat langsung diklaim menggunakan kartu BPJS Kesehatan.
Pelaksanaan imunisasi rutin mengikuti ketentuan program nasional. Layanan dapat tersedia di puskesmas, posyandu, fasilitas kesehatan tingkat pertama atau FKTP, serta sekolah melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah. Jadwal, sasaran, stok, dan mekanisme setempat perlu dikonfirmasi terlebih dahulu.
Dasar Aturan Imunisasi dalam Program JKN
Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, yang telah diubah termasuk melalui Perpres Nomor 59 Tahun 2024, memasukkan imunisasi rutin dalam manfaat pelayanan promotif dan preventif perorangan.
Peraturan tersebut juga menyatakan bahwa vaksin untuk imunisasi rutin disediakan oleh pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah sesuai ketentuan perundang-undangan. Sebab, pembiayaan vaksin program dan pelayanan JKN saling terkait tetapi tidak selalu melalui mekanisme klaim per dosis, orang tua lebih aman menggunakan istilah “tersedia melalui program pemerintah” daripada menganggap semua vaksin dapat diklaim ke BPJS.
Vaksin Anak Apa Saja yang Tersedia melalui Program Pemerintah?
Jadwal imunisasi rutin Kementerian Kesehatan saat ini mencakup vaksin untuk bayi, baduta, dan anak usia sekolah. Contohnya:
• Hepatitis B dosis lahir atau HB-0.
• BCG.
• Polio tetes dan polio suntik.
• DPT-HB-Hib.
• Pneumokokus atau PCV.
• Rotavirus.
• Campak-Rubela.
• Japanese encephalitis di wilayah endemis.
• Dosis lanjutan untuk baduta.
• Campak-Rubela, DT, Td, dan HPV bagi sasaran usia sekolah sesuai ketentuan program.
Daftar tersebut tidak berarti semua vaksin selalu tersedia setiap hari di setiap fasilitas. Beberapa vaksin mempunyai sasaran usia, wilayah, jadwal kampanye, atau mekanisme pemberian tertentu. Hubungi puskesmas atau FKTP untuk memastikan jadwal dan stok.
Apakah Vaksin Pilihan Ditanggung BPJS?
Vaksin pilihan tidak otomatis menjadi manfaat JKN hanya karena direkomendasikan dokter atau tercantum dalam jadwal imunisasi profesi. Contohnya dapat mencakup vaksin influenza, varisela, hepatitis A, tifoid, dengue, meningokokus, atau merek tertentu, tergantung apakah vaksin tersebut masuk program pemerintah untuk sasaran anak tersebut.
Rekomendasi IDAI 2024 mencakup jadwal imunisasi anak yang lebih luas daripada program rutin nasional. Rekomendasi tersebut membantu dokter dan orang tua menyusun perlindungan berdasarkan usia serta risiko, tetapi tidak serta-merta menentukan skema pembiayaan BPJS Kesehatan.
Kapan Anak Membutuhkan Vaksinasi di Luar Program Pemerintah?
Program imunisasi pemerintah membantu melindungi anak dari berbagai penyakit menular. Namun, kebutuhan vaksinasi setiap anak bisa berbeda berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan risiko paparan penyakit. Oleh karena itu, ada beberapa kondisi ketika MomDad dapat mempertimbangkan vaksinasi mandiri sesuai rekomendasi dokter.
1. Anak Membutuhkan Vaksin yang Belum Termasuk Program Rutin Pemerintah
Beberapa vaksin yang direkomendasikan IDAI, seperti Influenza, Varisela, Hepatitis A, dan Dengue, tidak selalu termasuk dalam layanan imunisasi rutin pemerintah untuk semua anak. Vaksin tersebut dapat diperoleh melalui layanan vaksinasi mandiri sesuai usia, indikasi, dan rekomendasi dokter.
2. Anak Memiliki Risiko Kesehatan Tertentu
Anak dengan kondisi medis tertentu atau risiko paparan penyakit yang lebih tinggi mungkin memerlukan vaksinasi tambahan di luar program rutin. Jenis vaksin dan jadwal pemberiannya perlu disesuaikan melalui konsultasi dengan dokter.
3. Anak Membutuhkan Vaksin untuk Perjalanan atau Aktivitas Tertentu
Perjalanan ke wilayah dengan risiko penyakit tertentu dapat menimbulkan kebutuhan vaksinasi khusus. MomDad sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum bepergian untuk menentukan apakah anak memerlukan vaksin tambahan.
4. Orang Tua Memerlukan Pilihan Jadwal atau Fasilitas Vaksinasi
Selain kebutuhan medis, MomDad juga dapat mempertimbangkan layanan vaksinasi mandiri apabila membutuhkan jadwal yang lebih fleksibel, pilihan fasilitas kesehatan, atau layanan reservasi. Namun, pilihan ini tidak berarti vaksin program pemerintah memiliki kualitas atau efektivitas yang lebih rendah.
Jika MomDad ingin melengkapi imunisasi si Kecil melalui layanan vaksinasi mandiri, PrimaKu menyediakan fitur booking vaksin untuk membantu mencari klinik, melihat pilihan vaksin, mengecek informasi harga, dan menemukan promo yang tersedia.
Kapan Orang Tua Mungkin Perlu Membayar Sendiri?
Biaya mandiri mungkin diperlukan bila:
• Vaksin tidak termasuk program rutin untuk usia, wilayah, atau kondisi anak.
• MomDad memilih merek atau produk tertentu yang tidak tersedia dalam program.
• Vaksin dilakukan di klinik atau rumah sakit yang tidak melayani program tersebut.
• Layanan diberikan di luar prosedur JKN atau di luar fasilitas yang sesuai.
• Ada biaya konsultasi, administrasi, atau layanan tambahan yang tidak termasuk cakupan program.
• Vaksin diberikan untuk perjalanan, sekolah internasional, atau kebutuhan khusus yang tidak masuk sasaran program.
Sebelum membuat janji, tanyakan apakah harga sudah mencakup vaksin, jasa dokter, administrasi, alat suntik, sertifikat, dan observasi setelah vaksin.
Booking Vaksin Anak dan Cek Promo lewat PrimaKu
Jika vaksin yang dibutuhkan tidak tersedia melalui program pemerintah atau MomDad memilih layanan di klinik, vaksin anak dapat dipesan lebih awal melalui PrimaKu. MomDad bisa membandingkan klinik, jenis vaksin, jadwal, dan informasi harga dalam satu platform.
PrimaKu juga menyediakan berbagai promo yang dapat membantu biaya vaksinasi menjadi lebih hemat. Sebelum membayar, periksa merek vaksin, usia sasaran, jumlah dosis, cakupan jasa dokter dan administrasi, syarat promo, serta kebijakan penjadwalan ulang. Klik banner di atas untuk lihat promo.
Catatan: Promo, harga, jadwal, dan stok dapat berubah.
FAQ tentang Vaksin Anak dan BPJS
Q: Apakah imunisasi di puskesmas harus memakai BPJS?
A: Kebijakan administrasi dapat berbeda menurut program dan daerah. Imunisasi rutin merupakan program pemerintah dan vaksin disediakan pemerintah. Tanyakan kepada puskesmas apakah kartu JKN diperlukan serta dokumen apa yang harus dibawa.
Q: Apakah vaksin PCV dan rotavirus ditanggung BPJS?
A: PCV dan rotavirus telah masuk jadwal imunisasi rutin nasional untuk sasaran usia tertentu. Ketersediaannya mengikuti program, jadwal, dan stok fasilitas. Konfirmasikan ke puskesmas atau FKTP sebelum datang.
Q: Apakah vaksin influenza ditanggung BPJS?
A: Vaksin influenza tidak otomatis dijamin untuk semua anak sebagai imunisasi rutin program. Bila direkomendasikan dokter, tanyakan apakah ada program khusus atau perlu pembayaran mandiri.
Q: Apakah vaksin HPV anak ditanggung BPJS?
A: HPV tersedia dalam program imunisasi sekolah untuk sasaran yang ditetapkan pemerintah. Di luar sasaran atau bila memilih layanan mandiri di klinik, biaya dapat menjadi tanggungan keluarga.
Q: Bisakah memakai BPJS untuk vaksin di klinik swasta?
A: Hanya bila klinik bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan memang menyelenggarakan layanan imunisasi program sesuai prosedur. Status klinik sebagai mitra BPJS tidak otomatis berarti seluruh vaksin di klinik ditanggung.
Q: Bagaimana mengecek apakah suatu vaksin dijamin?
A: Hubungi FKTP terdaftar, Care Center BPJS Kesehatan 165, layanan informasi Mobile JKN, atau petugas puskesmas. Sebutkan nama vaksin, usia anak, dosis yang dibutuhkan, dan lokasi pelayanan.
Pelayanan imunisasi rutin termasuk manfaat promotif dan preventif JKN, sedangkan vaksin program disediakan oleh pemerintah pusat dan/atau daerah. Namun, cakupan tersebut tidak berarti semua vaksin, merek, dan layanan di setiap klinik otomatis dapat dibayar menggunakan BPJS Kesehatan.
Mulailah dengan memeriksa status peserta, catatan imunisasi, dan jadwal di FKTP atau puskesmas. Bila vaksin yang dibutuhkan merupakan vaksin pilihan atau tidak tersedia dalam program, bandingkan biaya serta cakupan layanan secara teliti. Tujuan akhirnya bukan sekadar mencari vaksin gratis, tetapi memastikan perlindungan anak lengkap, tepat waktu, dan aman.
Referensi:
1. Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024. Pemerintah RI; 2024.
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Seputar Imunisasi: Jadwal Pemberian Imunisasi Rutin Lengkap. Ayo Sehat Kemenkes RI; 2026.
3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/35/2025 tentang Perubahan Jenis dan Jadwal Imunisasi Program. Kemenkes RI; 2025.
4. BPJS Kesehatan. Panduan Pelayanan Program JKN melalui Mobile JKN. BPJS Kesehatan; 2026.
5. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun, Rekomendasi IDAI Tahun 2024. IDAI; 2025.
6. World Health Organization. Vaccines and Immunization. WHO; 2026.
7. Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penanggulangan Penyakit. 2026.
8. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun, Rekomendasi IDAI Tahun 2024. 2025.
9. Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/35/2025 tentang Perubahan Jenis dan Jadwal Imunisasi Program.





