13 Agustus 2026
Vaksin HPV Bisa Melindungi Keluarga dari Penyakit Berisiko Ini!
Ditulis oleh

Dhia Priyanka
Topik: Vaksin HPV, Penyakit HPV, penyakit menular, Vaksinasi
Artikel ini telah divalidasi oleh dr. Dini Mirasanti, Sp.A.
Menurut World Health Organization (WHO), vaksin HPV merupakan salah satu langkah pencegahan kanker yang paling efektif yang tersedia saat ini. Human papillomavirus (HPV) sendiri merupakan salah satu infeksi menular seksual yang paling umum di dunia. Sebagian besar infeksi HPV memang dapat sembuh sendiri, tetapi beberapa tipe virus berisiko tinggi dapat menetap dalam tubuh dan memicu berbagai jenis kanker maupun penyakit lainnya.
Kabar baiknya, sebagian besar penyakit akibat HPV sebenarnya dapat dicegah melalui vaksin HPV yang diberikan sebelum seseorang terpapar virus. Lalu, penyakit apa saja yang dapat dicegah dengan vaksin HPV? Simak penjelasannya berikut.
Daftar Penyakit yang Dapat Dicegah Vaksin HPV
Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat dicegah oleh vaksin HPV:
1. Kanker Serviks
Kanker serviks merupakan penyakit yang paling dikenal berkaitan dengan HPV. Hampir seluruh kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV risiko tinggi, terutama tipe 16 dan 18.
Virus dapat menyebabkan perubahan sel pada leher rahim yang berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun hingga menjadi kanker apabila tidak terdeteksi dan ditangani. Dengan mendapatkan vaksin HPV, risiko terkena kanker serviks dapat berkurang secara signifikan karena tubuh membentuk antibodi sebelum terjadi infeksi.
2. Kanker Vagina
Walaupun lebih jarang dibandingkan kanker serviks, sebagian kasus kanker vagina juga disebabkan oleh HPV risiko tinggi. Infeksi HPV yang menetap dapat menyebabkan perubahan sel abnormal pada dinding vagina yang dalam jangka panjang berpotensi berkembang menjadi kanker.
3. Kanker Vulva
HPV juga berperan pada sebagian kasus kanker vulva, yaitu kanker yang menyerang organ genital luar wanita. Risiko terutama meningkat pada infeksi HPV tipe risiko tinggi yang berlangsung lama.
4. Kanker Penis
Pada pria, infeksi HPV dapat meningkatkan risiko kanker penis, meskipun penyakit ini tergolong jarang. Sebagian besar kanker
penis yang berkaitan dengan HPV disebabkan oleh tipe HPV risiko tinggi, terutama HPV-16.
5. Kanker Anus
HPV merupakan penyebab utama sebagian besar kanker anus. Risiko penyakit ini lebih tinggi pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah maupun kelompok tertentu yang memiliki paparan HPV lebih tinggi.
Penelitian menunjukkan bahwa vaksin HPV efektif mengurangi infeksi tipe HPV yang berkaitan dengan kanker anus.
6. Kanker Orofaring (Mulut dan Tenggorokan)
Dalam beberapa dekade terakhir, kasus kanker orofaring yang berhubungan dengan HPV terus meningkat di berbagai negara. Kanker ini menyerang bagian belakang tenggorokan, pangkal lidah, dan amandel. Sebagian besar kasus berkaitan dengan HPV tipe 16.
Meskipun penelitian mengenai dampak vaksin terhadap kanker ini masih terus berkembang, vaksin terbukti mencegah infeksi HPV penyebab kanker orofaring.
7. Kutil Kelamin (Genital Warts)
Selain kanker, vaksin HPV juga dapat mencegah sekitar 90% kasus kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11. Kutil kelamin memang bukan kanker, tetapi dapat menyebabkan:
- Benjolan pada area genital atau anus.
- Rasa tidak nyaman atau gatal.
- Kekambuhan berulang sehingga membutuhkan pengobatan berkali-kali.
Pencegahan melalui vaksin jauh lebih efektif dibandingkan mengobati setelah kutil muncul.
Siapa yang Sebaiknya Mendapatkan Vaksin HPV?
Organisasi kesehatan dunia dan berbagai asosiasi kesehatan merekomendasikan pemberian vaksin HPV terutama pada:
- Anak perempuan dan laki-laki usia 9–14 tahun (kelompok prioritas).
- Remaja yang belum pernah divaksin.
- Orang dewasa muda sesuai rekomendasi dokter dan kondisi masing-masing.
Semakin dini vaksin diberikan sebelum paparan HPV terjadi, semakin tinggi efektivitas perlindungannya.
FAQ seputar Penyakit yang Dicegah Vaksin HPV
Q: Apakah vaksin HPV hanya mencegah kanker serviks?
A: Tidak. Selain kanker serviks, vaksin HPV juga membantu mencegah kanker anus, vagina, vulva, penis, kanker orofaring yang berkaitan dengan HPV, serta kutil kelamin.
Q: Apakah laki-laki juga perlu vaksin HPV?
A: Ya. Laki-laki juga dapat terinfeksi HPV dan mengalami penyakit terkait HPV, sekaligus berperan dalam penularan virus kepada pasangan.
Q: Apakah vaksin HPV dapat mengobati infeksi HPV?
A: Tidak. Vaksin HPV berfungsi sebagai pencegahan dan tidak dapat menghilangkan infeksi HPV yang sudah ada.
Q: Apakah vaksin HPV aman?
A: Ya. Berbagai penelitian dan pemantauan global menunjukkan bahwa vaksin HPV memiliki profil keamanan yang sangat baik. Efek samping yang paling sering muncul hanyalah nyeri ringan di lokasi suntikan, kemerahan, atau demam ringan yang biasanya membaik dalam 1–2 hari.
Vaksin HPV merupakan salah satu langkah pencegahan paling efektif terhadap berbagai penyakit akibat infeksi HPV. Tidak hanya melindungi dari kanker serviks, vaksin ini juga membantu mencegah kanker anus, vagina, vulva, penis, kanker orofaring
yang berkaitan dengan HPV, serta sebagian besar kasus kutil kelamin.
Semakin dini vaksin diberikan sebelum seseorang terpapar HPV, semakin optimal perlindungan yang diberikan. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, vaksinasi juga sebaiknya tetap disertai dengan skrining kanker serviks sesuai rekomendasi dokter dan penerapan perilaku hidup sehat.
Referensi:
1. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Rekomendasi Imunisasi HPV pada Anak dan Remaja. Jakarta: IDAI; 2024.
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Jakarta: Kemenkes RI; 2023.
3. World Health Organization (WHO). Human Papillomavirus (HPV) and Cervical Cancer. Geneva: WHO; 2024.
4. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). HPV Vaccination. Atlanta: CDC; 2024.
5. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Cancers Caused by HPV. Atlanta: CDC; 2024.
6. National Cancer Institute (NCI). HPV and Cancer. Bethesda: NCI; 2024.
7. American Cancer Society. HPV Vaccine. Atlanta: ACS; 2024.
8. Garland SM, et al. Human Papillomavirus Vaccines: Current Status and Future Prospects. Drugs; 2022.
9. Arbyn M, et al. Prophylactic Vaccination Against Human Papillomaviruses to Prevent Cervical Cancer and Its Precursors. Cochrane Database of Systematic Reviews; 2018.



