
Kapan Anak Dikatakan Mengalami Pubertas?
22 Jul 2017
Author: Fauziah Sabtuanisa
7 Okt 2022
Topik: Speech Delay
Speech delay adalah suatu kondisi di mana anak mengalami keterlambatan bicara atau belum mampu mengucapkan sejumlah kosakata yang seharusnya sudah bisa diucapkan pada usianya. Anak bisa dikatakan mengalami keterlambatan bicara apabila kemampuan bicaranya tidak sesuai dengan usianya, misalnya anak berusia 2 tahun yang belum bisa bicara 50 kata berarti dan belum bisa merangkai 2 kata menjadi kalimat sederhana.
Berdasarkan situs resmi Ikanan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menyebutkan bahwa keterlambatan bicara dan bahasa dialami oleh 5-8% anak pada usia prasekolah.
Penyebab speech delay
Anak yang mengalami speech delay pada umumnya belum mampu berkomunikasi seperti anak lain seusianya. Tidak sedikit MomDad yang menganggap ini wajar, sehingga speech delay sering kali terlambat dikenali.
Perlu diketahui, saat anak yang mengalami keterlambatan berbicara dan dibiarkan, maka akan memiliki dampak serius. Gangguan ini akan berpengaruh pada kecerdasan dan juga perilaku anak hingga beranjak dewasa.
Penyebab speech delay bisa MomDad temui asal muasalnya dari beberapa hal berikut ini:
Ciri-ciri anak dengan speech delay
MomDad bisa mengidentifikasi apakah si Kecil mengalami keterlambatan bicara apabila memiliki gejala umum seperti berikut ini:
Cara mengatasi atau membantu speech delay pada anak
MomDad bisa mengatasi atau membantu anak yang mengalami keterlambatan bicara dengan cara:
Itulah penjelasan mengenai speech delay atau keterlambatan bicara pada ana. Bila si Kecil kedapatan memiliki ciri-ciri seperti di atas, sebaiknya MomDad segera konsultasikan dengan dokter anak supaya hal ini tidak berkelanjutan hingga dewasa.
Ingin tahu tips dan informasi lainnya seputar si Kecil? Ayo, baca artikel di aplikasi PrimaKu atau kunjungi primaku.com. Selain itu, MomDad bisa juga menonton seluruh tayangan ulang webinar di aplikasi, lho. Tak ketinggalan, follow juga akun Instagram dan TikTok PrimaKu supaya enggak ketinggalan update informasi seputar kesehatan anak dan parenting lifestyle!
Sumber foto: Freepik
Referensi:
Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., PhD.