
Speech Delay Kenali Pencegahan, Gejala, dan Penanganannya
8 Sep 2022
Author: Dhia Priyanka
16 Des 2022
Topik: Speech Delay, Terlambat Bicara
Keterlambatan bicara atau speech delay menjadi kekhawatiran bagi sebagian para orang tua. Anak bisa dikatakan mengalami speech delay apabila kemampuan bicaranya tidak sesuai dengan usianya. Misalnya anak berusia 2 tahun belum bisa bicara 50 kata berarti dan belum bisa merangkai 2 kata menjadi kalimat sederhana. Nah, jika si Kecil mengalami hal ini, kapan sih MomDad perlu khawatir?
Penyebab speech delay
Ada berbagai kemungkinan penyebab terlambat bicara pada anak, seperti kelainan bentuk organ penghasil suara, gangguan pendengaran, gangguan perilaku, gangguan perkembangan umum, specific language impairment, disabilitas intelektual, kurang stimulasi, masalah psikososial, maupun penyebab lainnya. Beberapa gangguan dapat terjadi bersamaan, misalnya anak dengan gangguan pendengaran juga memiliki gangguan perilaku.
Diagnosis penyebab terlambat bicara berbeda pada tiap anak, derajat bobotnya juga berbeda, sehingga jenis penanganan dan lama terapi disesuaikan dengan masing – masing anak. Nah, karena perbedaan ini, maka hasilnya pun berbeda.
Sebagai contoh, penanganan anak yang terlambat bicara karena gangguan pendengaran disarankan agar anak memakai alat bantu dengar sejak dini, di samping terapi wicara dan terapi lain apabila dibutuhkan. Semakin dini dilakukan penanganan, diharapkan hasil yang dicapai akan maksimal.
Ciri-ciri anak dengan speech delay
MomDad bisa mengidentifikasi apakah si Kecil mengalami keterlambatan bicara apabila memiliki gejala umum seperti berikut ini:
Kapan orang tua perlu khawatir?
Kenali tanda bahaya gangguan perkembangan bicara dan bahasa pada anak, seperti:
So, apabila MomDad menemukan gejala red flag seperti penjelasan di atas, jangan ragu untuk langsung konsultasikan ke dokter spesialis anak atau konsultasi di Forum Tanya Dokter.
Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.