primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Rekomendasi Regulasi Aktivitas Fisik & Screen Time berdasarkan Usia Anak

Author: Dhia Priyanka

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Screen Time, Aktivitas Fisik

Screen time kerap dijadikan ‘senjata’ para orang tua agar anak tidak rewel. Hal ini memang tidak dilarang, namun MomDad tetap perlu memperhatikan batasan pemberian screen time pada anak. WHO memberikan rekomendasi dalam hal regulasi screen time tidak dengan cara hanya mengkhususkan pembatasannya saja. Namun, regulasi screen time merupakan bagian integral yang komprehensif dari rekomendasi WHO untuk regulasi aktivitas fisik, sedentary, dan tidur pada anak. Nah, berikut rekomendasi regulasi aktivitas fisik, sedentary, dan tidur untuk anak menurut WHO (2014):

Bayi < 1 Tahun

Regulasi aktivitas fisik:

  • Aktif secara fisik beberapa kali sehari dalam berbagai cara, terutama melalui permainan interaktif di atas lantai. Semakin banyak, semakin baik.
  • Untuk anak yang belum mampu bergerak secara mobile, diperlukan aktivitas fisik aktif dalam posisi tengkurap setidaknya 30 menit dalam sepanjang hari dari saat anak bangun tidur.

Regulasi aktivitas sedentary:

  • Jangan menahan anak lebih dari 1 jam untuk setiap waktu tertentu, misal ketika berada di kereta bayi, kursi bayi, atau digendong).
  • Screen time tidak direkomendasikan. Kegiatan sedentary (tidak hanya bergerak) hanya dalam bentuk mendengarkan MomDad membacakan cerita.

Regulasi tidur:

  • Memiliki rasa tidur yang berkualitas selama 14-17 jam (usia 0-3 bulan) atau 12-15 jam (4-11 bulan), termasuk tidur siang.

Anak Usia 1-2 Tahun

Regulasi aktivitas fisik:

  • Luangkan setidaknya 180 menit untuk berbagai jenis aktivitas fisik, dengan intensitas sedang sampai berat, yang tersebar sepanjang hari. Semakin banyak, lebih baik.

Regulasi aktivitas sedentary:

  • Jangan menahan anak lebih dari 1 jam untuk setiap waktu tertentu, misal ketika berada di kereta bayi, kursi bayi, atau digendong) atau duduk dalam waktu yang lama.
  • Anak berusia 1 tahun: screen time sedentary, seperti menonton TV atau video, bermain game komputer, tidak dianjurkan.
  • Anak berusia 2 tahun: screen time sedentary tidak boleh lebih dari 1 jam. Lebih sedikit, lebih baik.
  • Kegiatan sedentary (tidak banyak bergerak) hanya dalam bentuk mendengarkan MomDad membacakan cerita.

Regulasi tidur:

  • Memiliki 11-14 jam tidur dengan kualitas yang baik, termasuk tidur siang dengan pola tidur dan waktu bangun yang reguler.

Anak Usia 3-4 Tahun

Regulasi aktivitas fisik:

  • Luangkan setidaknya 180 menit untuk berbagai jenis aktivitas fisik dengan intensitas apapun, di mana setidaknya 60 menit adalah aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat, yang tersebar sepanjang hari. Semakin banyak, lebih baik.

Regulasi aktivitas sedentary:

  • Jangan menahan anak lebih dari 1 jam untuk setiap waktu tertentu, misal ketika berada di kereta bayi) atau duduk di waktu yang lama.
  • Waktu screen time sedentary tidak boleh lebih dari 1 jam. Lebih sedikit, lebih baik.
  • Kegiatan sedentary (tidak banyak bergerak) hanya dalam bentuk mendengarkan MomDad membacakan cerita.

Regulasi tidur:

  • Memiliki 10-13 jam tidur dengan kualitas yang baik, termasuk tidur siang dengan pola tidur dan waktu bangun yang reguler.
  • Mengintegrasikan screen time yang terkendali dengan aktivitas fisik yang seimbang dapat membantu menciptakan gaya hidup yang sehat bagi anak-anak. Peran MomDad sangat penting dalam mengawasi dan membimbing si Kecil untuk menggunakan teknologi dengan bijak sambil memastikan mereka tetap aktif secara fisik.

Referensi: Buku Prosiding Simposium Nasional Ikatan Dokter Anak Indonesia, Integrated Approach to Improve Growth and Development in Children, 2020

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Sudahkah ibu siap menyusui? Perhatikan waktu rekomendasi dar...
8 Des 2021
cover
Supaya Tidak Ketergantungan Main Gadget, Ini Rekomendasi Mai...
8 Mei 2022
cover
Rekomendasi Drama Korea Kurang dari 16 Episode untuk Mom yan...
14 Mei 2022
cover
Rekomendasi 5 Channel Youtube Edukatif untuk Anak
21 Mei 2022
cover
Bermanfaat dan Menyenangkan untuk Bayi, Ini 5 Rekomendasi Ba...
5 Jun 2022
cover
Rekomendasi 7 Jenis Finger Food Favorit si Kecil dan Manfaat...
8 Jun 2022
cover
5 Rekomendasi Film Bertemakan Keluarga yang Cocok untuk Akhi...
11 Jun 2022
cover
Cocok untuk Akhir Pekan, Ini Rekomendasi Tempat Liburan Kelu...
18 Jun 2022
cover
Rekomendasi Drama Korea yang Menceritakan tentang Kisah para...
18 Jun 2022
cover
Rekomendasi Hotel Ramah Anak untuk Berlibur Bersama si Kecil
19 Jun 2022
cover
Rekomendasi Kado Unik untuk Teman yang Baru Melahirkan
25 Jun 2022
cover
Rekomendasi 5 Film Disney yang Cocok Ditonton bersama Keluar...
3 Jul 2022
cover
5 Rekomendasi Film yang Mengisahkan tentang Anak dan Ayah
7 Agu 2022
cover
Rekomendasi Kado Newborn dengan Harga Kurang dari Rp200 Ribu
13 Agu 2022
cover
Rekomendasi Kue Ulang Tahun Anak di Area Jabodetabek
21 Agu 2022
cover
5 Rekomendasi Aktivitas Stimulasi untuk Melatih Kecerdasan A...
8 Sep 2022
cover
Remaja juga Perlu Imunisasi! Ini Jenis Vaksin yang Direkomen...
11 Okt 2022
cover
Rekomendasi Permainan yang Mampu Mengasah Problem Solving An...
12 Nov 2022
cover
Rekomendasi Buah untuk Bayi berdasarkan Usia
22 Feb 2023
cover
Lagi Cari Rekomendasi DSA? Pastikan Punya Kriteria Ini!
9 Mei 2023
cover
Rekomendasi Mainan untuk Anak yang Gampang Bosan
13 Mei 2023
cover
5 Rekomendasi Dokter Spesialis Anak di Jakarta
22 Mei 2023
cover
Rekomendasi Buku Parenting ala Nikita Willy, Inspiratif!
25 Mei 2023
cover
Ini Jadwal Imunisasi Anak Terbaru 2023 Rekomendasi IDAI!
29 Mei 2023
cover
Anti Stunting, Ini Kumpulan Resep MPASI Rekomendasi Kemenkes...
11 Jul 2023
cover
Ini Rekomendasi Alat Bantu Jalan yang Aman untuk Anak
13 Jul 2023
cover
Rekomendasi Resep MPASI Anti Stunting dari Kemenkes RI
26 Jul 2023
cover
Rekomendasi WHO 2020 Mengenai Aktivitas FIsik dan Perilaku S...
8 Okt 2023
cover
Alat Ukur TB Anak yang Akurat & Direkomendasikan oleh DSA
24 Okt 2023
cover
3 Alat Ukur BB yang Direkomendasikan untuk Deteksi Dini Pert...
3 Nov 2023
cover
Rekomendasi Jadwal Imunisasi Anak IDAI Tahun 2023 Telah Dite...
24 Nov 2023
cover
Rekomendasi Terbaru WHO: Hindari Pemberian Makanan Tidak Seh...
30 Nov 2023
cover
Kupas Tuntas Pemberian MPASI sesuai Rekomendasi Terbaru WHO ...
4 Des 2023
cover
Alat Ukur yang Direkomendasikan untuk Mengukur LILA & Lingka...
16 Jan 2024
cover
Rekomendasi WHO: Tatalaksana Sepsis Neonatus di Fasilitas Te...
29 Jan 2024
cover
Rekomendasi WHO Terkait Pemberian ASI dan MPASI
19 Mar 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: