primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Alergi Dingin & Rhinitis, Gimana Cara Membedakannya?

Author: Annasya

Editor: dr. Dini Astuti Mirasanti, Sp.A

Topik: Alergi Dingin, Rhinitis, Rhinitis Alergi

Alergi dingin pada anak yang juga dikenal sebagai urtikaria dingin atau urtikaria kolinergik, merupakan kondisi kulit di mana anak mengalami reaksi alergi setelah terpapar suhu dingin atau perubahan suhu. Ini termasuk paparan udara dingin, air dingin, atau bahkan pakaian yang dapat menyebabkan kulit merespons dengan gejala seperti bentol kemerahan yang gatal di kulit, atau tampak seperti biduran (cold urticaria)[1].

Ada pun gejala berupa hidung tersumbat, meler, gatal hidung, dan kemerahan pada hidung saat terpapar udara dingin umumnya disebut sebagai rhinitis non-alergi. Perubahan mendadak pada suhu udara dapat memicu perubahan pada sistem saraf dan kondisi di dalam hidung, sehingga menimbulkan gejala seperti hidung tersumbat dan sebagainya [2,3].

alergi_dingin_&_rhinitis.jpg

Sementara rhinitis alergi adalah gejala peradangan mukosa hidung yang umumnya ditandai gejala pilek, bersin, hidung gatal, yang terpicu oleh suatu alergi dan umumnya muncul gejala saat terpicu oleh zat yang bersifat allergen, seperti polen, tungau debu rumah, bulu binatang, latex, debu kayu, debu tepung, dan sebagainya [3].

Biasanya, alergi dingin dapat timbul pada anak yang mengalami rhinitis alergi setelah terpapar dengan dingin. Namun, gejala tersebut akan hilang apabila anak tidak terpapar alergen. Ada beberapa gejala yang muncul apabila anak terkena reaksi alergi dingin yang serius, di antaranya [2]:

  • Muncul biduran yang gatal seluruh tubuh dalam waktu cepat setelah paparan
  • Sensasi terbakar
  • Bengkak dan kemerahan pada kulit yang terpapar dingin
  • Bengkak pada bibir dan tenggorokan

Untuk mengatasi gejala, dokter akan memberikan obat-obatan, tetapi lebih penting apabila MomDad mencegah agar si Kecil tidak terpapar pemicunya. Jika alergi dingin maka pemicunya adalah suhu dingin dan Pada anak dengan rinitis alergi, MomDad perlu menjaga kebersihan rumah, kamar tidur, hingga menghindari memelihara binatang berbulu terutama di dalam rumah [2,3].

Itulah penjelasan mengenai alergi dingin pada anak. Apabila MomDad menemukan adanya gejala alergi dingin pada anak, segera periksakan ke dokter agar bisa diberi arahan untuk penanganan yang tepat.


Referensi:

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Mengenal Gejala Saluran Cerna Akibat Alergi Protein Susu Sap...
7 Agu 2017
cover
Alergi Susu Sapi
6 Feb 2018
cover
Perlukah Tes Alergi?
28 Feb 2018
cover
Apakah Anak Alergi Bisa Sembuh
28 Feb 2018
cover
Mengetahui Risiko Alergi pada Anak dan Tips Pencegahannya
26 Mei 2022
cover
MomDad, Lakukan Hal Ini Jika si Kecil Alergi Susu Sapi!
26 Mei 2022
cover
Si Kecil Alergi Susu Sapi? Ini Cara Mengatasinya!
8 Jun 2022
cover
Si Kecil Alergi Susu Sapi? Coba Ganti dengan Alternatif Sufo...
20 Des 2022
cover
5 Jenis Makanan yang Bisa Menyebabkan Alergi pada Anak
23 Jan 2023
cover
Bayi Bisa Alergi ASI, Kenali Gejala Breast Milk Jaundice
2 Agu 2023
cover
Kenali Tanda Anak Alergi susu Sapi & Ketahui Solusinya!
27 Sep 2023
cover
Perhatikan, Ini Dampak Polusi bagi Anak dengan Rinitis Alerg...
5 Okt 2023
cover
Cara Mendiagnosis Alergi Makanan
19 Okt 2023
cover
Alergi Susu Sapi dan Kapan Sembuhnya
24 Okt 2023
cover
Tak Hanya Enak, Yogurt juga Bisa Melindungi dari Alergi & Ek...
13 Nov 2023
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: