primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Mengenal Pica Eating, Gangguan Makan pada Anak

Author: Radhita Rara

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso SpA

Topik: Pica Eating, Kesehatan

Gangguan makan pica merupakan jenis gangguan makan di mana seseorang memakan makanan atau benda-benda yang dianggap bukan makanan. Misalnya saja serpihan cat, debu, potongan logam, atau tanah.

Anak-anak kecil yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi mungkin akan memasukan barang-barang yang bukan makanan ke mulut mereka. Namun, anak dengan pica memiliki perilaku yang lebih dari itu. Mereka memiliki kecenderungan memakan benda-benda yang tidak biasa hingga menyebabkan masalah kesehatan.

Apa itu pica eating disorder ?

medium-shot-teacher-watching-kid-eat_23-2149389951.jpg

Pica eating disorder atau lebih sering disebut sebagai pica saja adalah istilah untuk suatu gangguan perilaku makan yang mana anak mengonsumsi benda-benda atau substansi yang bukan makanan dan tidak mengandung nutrisi, seperti makan rambut, tanah, atau serpihan cat.

Apa saja gejala pica eating disorder?

unwashed-dirty-girl-dress-kerchief-crawls-field-digs-ground_383647-1239.jpg

Untuk dapat menyebut anak mengalami gangguan perilaku makan pica, kondisi mengonsumsi benda atau substansi yang bukan makanan tersebut di atas harus sudah berlangsung selama lebih dari satu bulan. Anak dengan gangguan perilaku makan pica pada umumnya tidak menolak mengonsumsi makanan biasa.

Benda  yang dikonsumsi dapat bervariasi tergantung pada umur dan ketersediaan benda atau substansi tersebut di sekitar anak, misalnya kertas, sabun, kain, rambut, benang, wol, tanah, kapur, bedak, cat dinding, permen karet, benda metal seperti besi, kerikil, arang, abu, tanah liat, atau es. 

MomDad juga perlu ingat bahwa konsumsi substansi non makanan ini harus tidak sesuai dengan usia perkembangan anak. Anak berusia kurang dari 2 tahun yang sedang bereksplorasi dengan memasukkan berbagai jenis benda ke dalam mulutnya tidak dapat disebut pica.

Apa penyebabnya?

Anak dengan pica menyukai makan barang-barang yang bukan bahan makanan. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko pica:

  • Pica sering timbul pada anak-anak yang mengalami gangguan perilaku atau gangguan mental seperti pada anak-anak dengan disabilitas intelektual, autism, atau skizofrenia.
  • Gangguan nutrisional seperti anemia defisiensi besi dan malnutrisi adalah dua penyebab tersering pica. Pada anak-anak tersebut, perilaku pica adalah upaya tubuh untuk mengatasi defisiensi zat gizi yang signifikan. Pada pica yang disebabkan oleh defisiensi zat gizi, terapi menggunakan obat atau vitamin akan dapat mengatasi masalah gangguan makan ini.

Bagaimana cara mengatasi pica eating disorder ?

Pica harus diatasi sesuai dengan faktor yang mendasari. Anak dengan defisiensi zat gizi perlu tata laksana gizi yang tepat. Pada pica yang berkaitan dengan masalah perilaku diperlukan konsultasi dengan tenaga ahli karena diperlukan tata laksana multidisiplin yang di antaranya meliputi memberikan “reward" apabila anak berhasil membuang atau tidak memakan benda tersebut. Di samping itu, MomDad juga harus berusaha menjauhkan benda-benda yang berpotensi menyebabkan pica dari anak.

Perlu juga diingat bahwa pica juga dapat disertai dengan kondisi lain yang merupakan komplikasi pica, seperti infeksi akibat bakteri atau parasit akibat sering memakan tanah, sumbatan saluran cerna akibat menelan kerikil, atau luka di saluran cerna apabila menelan staples atau benda metal lain, dan lain-lain. Pada masalah di atas, tata laksana harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.

Sebagian besar anak dengan pica membutuhkan bantuan profesional untuk menanganinya. Apabila MomDad mendapati adanya tanda atau gejala pica pada si Kecil, sebaiknya langsung periksa ke dokter, ya. 

Ingin tahu tips dan informasi lainnya seputar kesehatan si Kecil? Ayo, baca artikel di aplikasi PrimaKu atau kunjungi primaku.com. Selain itu, MomDad bisa juga menonton seluruh tayangan ulang webinar di aplikasi, lho. Tak ketinggalan, follow juga akun Instagram dan TikTok PrimaKu supaya enggak ketinggalan update informasi seputar kesehatan anak dan parenting lifestyle!

 Sumber foto: iStock

Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., PhD.

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Mengenal Hepatitis A pada Anak
22 Jul 2017
cover
Mengenal Gejala Saluran Cerna Akibat Alergi Protein Susu Sap...
7 Agu 2017
cover
Mengenal Tanda Lahir Bayi
26 Jan 2018
cover
Mengenal Hepatitis A pada Anak
28 Jan 2018
cover
Mengenal Tangisan Bayi
28 Jan 2018
cover
Mari Mengenal Malaria
29 Jan 2018
cover
Mengenal Osteogenesis Imperfecta, Kelainan Tulang Rapuh dan ...
5 Feb 2018
cover
Mengenal Penyakit Ginjal Kronis pada Anak
5 Feb 2018
cover
Mengenal “Multisystem Development Disorder”
6 Feb 2018
cover
Mengenal Lutut dan Kaki Bengkok pada Bayi
6 Feb 2018
cover
Mengenal Disleksia
28 Feb 2018
cover
Mengenal Thalassemia
14 Mar 2018
cover
Mengenali Demam Tifoid
15 Mar 2018
cover
Mengenal Gangguan Perkembangan Koordinasi Pada Anak
23 Mar 2018
cover
Mari mengenal kolik pada bayi!
19 Nov 2021
cover
Mengenal Perkembangan Anak Usia 1-2 Tahun
22 Jan 2022
cover
Mengenal Eksim dan Cara Perawatan Kulit yang Tepat
3 Feb 2022
cover
Mengenal Gondongan pada Anak
4 Feb 2022
cover
Mengenal Penyebab Down Syndrom pada Anak
21 Mar 2022
cover
Mengenal Gejala dan Cara Penanganan Asma pada Anak yang Perl...
5 Mei 2022
cover
Mengenal Ciri hingga Cara Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk
20 Mei 2022
cover
Mengenal Metode Montessori untuk Anak Usia Dini
29 Mei 2022
cover
Mengenal Money Parenting, Cara untuk Mengajarkan Tanggung Ja...
4 Jun 2022
cover
Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya pada si Kecil
15 Jun 2022
cover
Mengenal Natal Teeth, Adanya Gigi pada Bayi yang Baru Lahir
21 Jun 2022
cover
Mengenal Maureen Hitipeuw, Sosok yang Merangkul Sesama Ibu T...
18 Jul 2022
cover
Mengenal Probiotik, Kandungan yang Baik untuk Atasi Gangguan...
21 Jul 2022
cover
Mengenal Montessori Lebih Dalam Langsung dari Ahlinya, Damar...
23 Jul 2022
cover
Mengenal Kolik, Kondisi Bayi Menangis Tanpa Sebab yang Sulit...
29 Jul 2022
cover
Mengenal Tongue Tie, Benarkah Bikin Bayi Sulit Menyusu?
3 Agu 2022
cover
Mengenal Fase Terrible Two, Saat Anak Beranjak Usia 2 Tahun
10 Agu 2022
cover
Mengenal Jenis-Jenis Gangguan Makan pada Anak
16 Agu 2022
cover
Mengenal Warna Urine Bayi untuk Ketahui Kondisi Kesehatannya
16 Agu 2022
cover
Mengenal Tortikolis, Posisi Kepala Bayi yang Miring ke Satu ...
19 Agu 2022
cover
Ingin Mengenalkan Emosi pada si Kecil? Yuk, Lakukan Hal Ini!
4 Sep 2022
cover
Mengenal Growth Spurt, Lonjakan Pertumbuhan pada Bayi
6 Sep 2022
cover
Mengenal Fluoride pada Pasta Gigi, Amankah Jika Tertelan si ...
13 Sep 2022
cover
Mengenal Tanda Lahir yang Berbahaya pada Bayi
14 Sep 2022
cover
Mengenal Cerebral Palsy, Gangguan yang Memengaruhi Kemampuan...
6 Okt 2022
cover
Catat, Ini Tips Mengenalkan Berbagai Rasa pada si Kecil!
14 Okt 2022
cover
Mengenalkan Rupiah pada Anak, Begini Caranya!
23 Okt 2022
cover
Manfaat Mengenalkan Berbagai Tekstur Makanan pada Bayi
24 Okt 2022
cover
Mengenal Sindrom Biru pada Bayi, Apa Gejala dan Penyebabnya?
25 Okt 2022
cover
Mengenal Nursing Strike, Saat Bayi Menolak ASI
23 Nov 2022
cover
Yuk, Waspadai Gangguan Ginjal pada Anak dengan Mengenal Tand...
25 Nov 2022
cover
Mengenal Gangguan Proses Bicara pada Anak
28 Nov 2022
cover
Mengenal Childhood Eye Problems, Gangguan Penglihatan pada A...
2 Des 2022
cover
Mengenal Arti Logo pada Kemasan Obat
6 Des 2022
cover
Mengenal Kondisi Sleepy Eater pada Bayi Newborn
14 Des 2022
cover
Mengenal Threenager, Fase di Mana Anak Sulit Diatur
28 Des 2022
cover
Mengenal Pertumbuhan Janin Terhambat yang Perlu Diwaspadai!
7 Jan 2023
cover
Mengenal Ciri Toxic Parent, Apakah MomDad Salah Satunya?
11 Feb 2023
cover
Kapan Anak dapat Mengenal Warna?
18 Mar 2023
cover
Stimulasi Bayi Usia 12-18 Bulan: Mengenal Anggota Keluarga
26 Mar 2023
cover
Stimulasi Bayi Usia 9-12 Bulan: Mengenalkan Kegiatan
15 Apr 2023
cover
Mengenal Tanda Lapar & Kenyang Bayi sesuai Usia
18 Mei 2023
cover
Begini Cara Mengenalkan Makanan Baru pada Anak
4 Jul 2023
cover
Mengenal Gentle Parenting, Pola Asuh yang Memperkuat Bonding
14 Jul 2023
cover
Begini Cara Mengenalkan Warna pada Anak
16 Jul 2023
cover
Mengenal Zat Besi Heme & Non-Heme, sudah Tahu Bedanya?
24 Jul 2023
cover
Mengenal Kolostrum yang Sangat Penting untuk Bayi Newborn
7 Agu 2023
cover
Stimulasi Bicara: Mengenalkan Suara Binatang
13 Agu 2023
cover
Mengenal Positive Discipline, Kunci Sukses Membimbing Perila...
19 Sep 2023
cover
Stimulasi Kognitif: Mengenal Bentuk, Tekstur & Rasa
1 Okt 2023
cover
Begini Cara Mengenal Bayi Newborn Tumbuh Sehat
23 Okt 2023
cover
Mengenal Fimosis, Kelainan Penis pada Bayi Laki-Laki sebelum...
9 Nov 2023
cover
Mengenal Perkembangan Sosial Emosional Anak di Usia Dini
21 Nov 2023
cover
Mengenal Kurang Energi Protein (KEP), Berisiko Malnutrisi p...
13 Des 2023
cover
Mengenal Masa Phallic, saat Anak Mulai Suka Memegang Area Ge...
21 Des 2023
cover
Mengenal Sensory Food Aversion, Gangguan Makan yang Bikin BB...
7 Apr 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: