Meta PixelDemam Hanya di Kepala Bayi Saja, Kenapa, ya?<!-- --> | Articles | <!-- -->PrimaKu - Pelopor Aplikasi Tumbuh Kembang Anak di Indonesia
primaku
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Demam Hanya di Kepala Bayi Saja, Kenapa, ya?

Author: Radhita Rara

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Demam, Demam pada Anak, Demam Kepala Bayi

Kalau biasanya demam ditandai dengan panas pada hampir semua bagian tubuh, pernah enggak MomDad mendapati demam hanya pada kepala bayi? Namun ketika dicek menggunakan termometer menunjukkan bahwa dia tidak demam.

Kalau sudah begini pasti MomDad bingung, apakah harus memberi obat penurun panas atau tidak? Nah, untuk mengetahui apa yang menyebabkan demam pada kepala dan cara mengatasinya, yuk simak penjelasan berikut!

Apa penyebab demam kepala pada bayi?

istockphoto-922802724-612x612.jpg

Kepala atau dahi bayi sering teraba hangat, namun saat diukur suhu ketiaknya bayi tidak demam. Kondisi ini pada umumnya disebabkan oleh faktor lingkungan dan dipengaruhi oleh level aktivitas/ stress bayi. 

Suhu udara yang terlalu panas, penggunaan baju terlampau tebal/ berlapis-lapis pada udara panas, posisi tidur bayi (misalnya hanya miring ke salah satu sisi dan teraba hangat pada posisi kepala yang mendapat penekanan), bayi yang tampak sangat aktif, dan peningkatan level stress bayi ketika menangis dapat menyebabkan perabaan dahi bayi lebih “hangat” dibandingkan suhu bagian tubuh lainnya.

Apa ciri-cirinya?

Ciri-ciri yang paling gampang ditemui adalah bayi yang saat diraba terasa panas di area kepala, namun saat dilakukan pengukuran dengan termometer di ketiak suhunya normal saja yaitu sekitar 36.5°-37.5°

Bagaimana cara mengatasinya?

istockphoto-1366869134-612x612.jpg

Karena umumnya disebabkan oleh faktor lingkungan, MomDad dapat mencoba mengatasinya dengan memodifikasi faktor lingkungan seperti berikut ini:

  • Menempatkan bayi di tempat yang sejuk
  • Mengajak bayi keluar rumah di jam-jam yang cukup teduh dan sejuk
  • Menutupi kepala bayi dengan topi/kain jika harus berada di luar ruangan yang panas
  • Memakaikan pakaian yang menyerap keringat dan tidak berlebihan
  • Membantu menenangkan bayi saat menangis atau setelah beraktivitas 
  • Menjaga kecukupan cairan bayi dan mencegah terjadinya dehidrasi yang juga dapat mengakibatkan peningkatan suhu tubuh pada bayi

Kapan orang tua perlu khawatir?

Kebanyakan penyebab demam di kepala disebabkan oleh faktor lingkungan, namun apabila bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi seperti lemas, bak berkurang, malas menyusu, urin yang pekat, mulut kering, mata cekung, lebih baik segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat, ya, MomDad.

Selain itu, MomDad juga perlu perhatikan tanda-tanda lainnya seperti muntah, diare, batuk pilek hingga sesak sekalipun sudah dilakukan modifikasi lingkungan sesuai kecurigaan penyebab, maka sebaiknya membawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.  

Jika MomDad punya pertanyaan seputar kondisi si Kecil, jangan ragu untuk segera konsultasi di Forum Tanya Dokter. Pertanyaan MomDad akan dijawab langsung oleh ahli, lho!

Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.

familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
kemenkesidaibkkbn
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2025 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: