primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Waspada, Ini Jenis Kanker yang Kerap Menyerang Anak-Anak!

Author: Dhia Priyanka

Editor: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: Hari Kanker Anak Sedunia, Kanker Anak

Menurut International Childhood Cancer Day (ICCD), setiap tahun, setidaknya ada lebih dari 400.000 anak-anak dan remaja di bawah 20 tahun, didiagnosis menderita kanker. Negara berpenghasilan tinggi memiliki tingkat kelangsungan hidup sebesar 80%, sementara di negara berpenghasilan rendah dan menengah hanya 20%[1].

Oleh karena itu, setiap tanggal 15 Februari, dunia memperingati hari Kanker Anak Sedunia untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker anak, yang masih menjadi penyebab utama kematian pada anak usia di bawah 14 tahun. 

Sebenarnya, jenis kanker[2 & 3] apa saja sih yang bisa diderita oleh anak?

Leukimia

Leukima merupakan kanker darah yang kerap diderita oleh anak, dengan jenis yang paling umum adalah acute lymphocytic leukemia (ALL) dan acute myeloid leukemia (AML). Gejala leukemia dapat berupa nyeri tulang dan sendi, kelelahan, kelemahan, kulit pucat, pendarahan atau memar, demam, penurunan berat badan, dan lainnya. Sayangnya, leukemia akut dapat tumbuh dengan cepat, sehingga perlu diobati segera dengan kemoterapi.

Tumor otak

Tumor otak dan sumsum tulang belakang adalah kanker paling umum kedua yang kerap diderita anak, yaitu mencapai sekitar 26% dari kanker anak. Sebagian besar tumor otak pada anak dimulai di bagian bawah otak, seperti otak kecil atau batang otak. Tumor otak dapat menyebabkan sakit kepala, mual, muntah, penglihatan kabur atau ganda, pusing, kejang, kesulitan berjalan atau memegang benda, dan lainnya. 

Neuroblastoma

Neuroblastoma dimulai pada bentuk awal sel saraf yang ditemukan pada embrio atau janin yang sedang berkembang. Sekitar 6% kanker anak adalah neuroblastoma. Jenis kanker ini berkembang pada bayi dan anak kecil, namun jarang terjadi pada anak di atas usia 10 tahun. Neuroblastoma bisa dimulai di mana saja dan biasanya dimulai di perut (abdomen) yang terlihat sebagai pembengkakan. Gejalanya dapat berupa nyeri tulang dan demam.

Tumor wilms

Tumor Wilms atau nefroblastoma dimulai pada satu atau kedua ginjal yang paling sering ditemukan pada anak berusia sekitar 3 hingga 4 tahun dan jarang terjadi pada anak yang lebih tua/orang dewasa. Gejala tumor wilms biasanya diawali dengan pembengkakan atau benjolan di perut (abdomen). Terkadang, anak mungkin mengalami gejala lain, seperti demam, nyeri, mual, atau kurang nafsu makan. 

Limfoma

Limfoma dimulai pada sel sistem kekebalan yang disebut limfosit. Kanker ini paling sering dimulai di kelenjar getah bening atau di kelenjar getah bening lainnya, seperti amandel atau timus. Limfoma juga dapat memengaruhi sumsum tulang dan organ lainnya. Gejalanya tergantung di mana kanker dimulai dan dapat berupa penurunan berat badan, demam, berkeringat, kelelahan (kelelahan), dan benjolan (pembengkakan kelenjar getah bening) di bawah kulit di leher, ketiak, atau selangkangan.

Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma dimulai pada sel yang biasanya berkembang menjadi otot rangka (otot-otot yang dikendalikan untuk menggerakkan bagian tubuh). Jenis kanker ini dapat dimulai hampir di semua bagian tubuh, termasuk kepala dan leher, selangkangan, perut (abdomen), panggul, atau di lengan atau kaki. Gejalanya berupa rasa sakit, bengkak (benjolan), atau keduanya. 

Retinoblastoma

Retinoblastoma adalah kanker mata yang menyumbang sekitar 2% dari kanker anak. Biasanya retinoblastoma terjadi pada anak sekitar usia 2 tahun, dan jarang ditemukan pada anak di atas 6 tahun. Retinoblastoma biasanya ditemukan karena orang tua atau dokter melihat mata anak terlihat tidak biasa. Biasanya ketika MomDad menyorotkan cahaya ke mata si Kecil, pupil (titik gelap di tengah mata) terlihat merah karena adanya darah di pembuluh di bagian belakang mata. Pada mata dengan retinoblastoma, pupil sering terlihat putih atau merah muda.

Kanker tulang

Kanker tulang paling sering terjadi pada anak dan remaja yang lebih besar. Tetapi, kanker ini dapat berkembang pada usia berapa pun.  Terdapat dua jenis utama kanker tulang yang kerap terjadi pada anak, antara lain:

  • Osteosarkoma paling sering terjadi pada remaja, dan biasanya berkembang di daerah di mana tulang tumbuh dengan cepat, seperti di dekat ujung tulang kaki atau lengan. Gejalanya dapat berupa nyeri tulang yang memburuk di malam hari atau saat beraktivitas, serta pembengkakan di area sekitar tulang.
  • Sarkoma Ewing adalah jenis kanker tulang yang paling sering ditemukan pada remaja muda. Tempat paling umum kanker ini muncul adalah di tulang panggul (pinggul), dinding dada (seperti tulang rusuk atau tulang belikat), atau di tengah tulang kaki. Gejalanya bisa berupa nyeri tulang dan pembengkakan.

Itul ah 8 jenis kanker yang kerap diderita anak-anak. Yuk, cegah kanker pada si Kecil dengan menjaga gaya hidup sehat dan pastikan tumbuh kembangnya sesuai usia dengan rutin kontrol ke dokter dan juga menggunakan aplikasi PrimaKu.

Referensi:

  1. International Childhood Cancer Day (ICCD), 2022
  2. American Cancer Society. Cancer Facts & Figures 2019. American Cancer Society. Atlanta, Ga. 2019.
  3. Scheurer ME, Lupo PJ, Bondy ML. Chapter 1: Epidemiology of Childhood Cancer. In: Pizzo PA, Poplack DG, eds. Principles and Practice of Pediatric Oncology. 7th ed. Philadelphia, Pa: Lippincott Williams & Wilkins; 2016.
familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Lebih Waspada, Ini Jenis Pelecehan pada Anak yang Orang Tua ...
28 Jun 2022
cover
Waspada, 5 Hal Ini Bisa Sebabkan Anak Sembelit
21 Jul 2022
cover
Waspada, Anak dan Remaja Rentan Terkena Diabetes
30 Sep 2022
cover
Waspada, di Usia Ini Anak Lihai Berbohong, Simak Tips Mengat...
12 Nov 2022
cover
Waspada, di Usia Ini Anak Biasanya Menolak Makan!
30 Des 2022
cover
Waspada, Ini Risiko yang Terjadi jika Anak Tidak Cocok denga...
26 Okt 2023
cover
Waspada, Anak Usia Ini Rentan Alami Gizi Kurang & Gizi Buruk
23 Apr 2024
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: