
Fetucini Alfredo
8 Sep 2022
Author: Sekar Retno Ayu
28 Nov 2024
Topik: Red Flag, Keterlambatan Bicara, Speech Delay, Tumbuh Kembang, Milestone Anak
Speech delay atau keterlambatan bicara terjadi ketika kemampuan berbicara anak belum sesuai dengan usianya. Misalnya, anak usia 2 tahun seharusnya sudah bisa mengucapkan sekitar 50 kata dan merangkai dua kata menjadi kalimat sederhana.
Apakah MomDad khawatir si Kecil mengalami keterlambatan bicara? Tenang, Kelas Speech Delay hadir untuk membantu MomDad memahami lebih dalam tentang kondisi ini dan cara tepat menanganinya. Beli Kelas Speech Delay bersama dr. Herbowo Agung, Sp.A(K) di SuperClass Parenthood Institute 2024 dan dapatkan pemahaman secara lengkap mengenai speech delay serta strategi efektif untuk mendukung perkembangan bicara anak.
Di artikel ini, akan membahas red flag atau tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak. Yuk, disimak bersama!
Red Flag Keterlambatan Bicara Anak yang Harus Diperhatikan
Jika si Kecil menunjukkan beberapa tanda ini, sebaiknya MomDad mulai lebih waspada. Berikut tanda-tanda speech delay yang bisa muncul pada anak usia 0-2 tahun:
Penyebab Speech Delay yang Mungkin Terjadi
Speech delay bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut beberapa penyebab umumnya:
Apakah Speech Delay dapat Dicegah atau Dihindari?
Tergantung pada penyebab keterlambatan bicara pada si Kecil, mungkin saja ada beberapa faktor yang tidak dapat dicegah atau dihindari. Misalnya, jika keterlambatan bicara disebabkan oleh gangguan pendengaran atau faktor genetik, maka, pencegahannya bisa jadi lebih sulit. Namun, dengan perhatian dan stimulasi yang tepat, orang tua bisa membantu mempercepat perkembangan bahasa anak.
Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua Jika si Kecil Menunjukkan Tanda-Tanda Speech Delay?
Jika si Kecil menunjukkan tanda-tanda speech delay, tidak perlu panik, tapi MomDad memang perlu segera mengambil langkah-langkah berikut:
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter anak untuk memeriksa apakah ada masalah medis yang mendasari keterlambatan bicara, seperti gangguan pendengaran atau gangguan fisik.
2. Periksa kemungkinan gangguan pendengaran
Mendengarkan suara dengan jelas sangat penting untuk perkembangan bicara. Jika ada kecurigaan gangguan pendengaran, dokter mungkin akan merujuk ke ahli THT atau audiolog untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
3. Temui terapis wicara
Terapis wicara atau ahli perkembangan bahasa akan membantu menilai kemampuan bicara si Kecil dan memberikan program terapi yang sesuai. Semakin dini terapi diberikan, semakin besar kemungkinan untuk memperbaiki perkembangan bicara si Kecil.
4. Stimulasi dengan komunikasi intensif
Salah satu cara terbaik untuk mendukung perkembangan bicara anak adalah dengan berbicara dan berinteraksi lebih sering. Ajak si Kecil berbicara tentang aktivitas sehari-hari, sebutkan nama-nama benda, dan buatlah percakapan sederhana. Hindari "baby talk" dan gunakan kalimat yang jelas dan mudah dimengerti.
Bagaimana Jika Tanda-Tanda Speech Delay Tetap Ada?
Meskipun sudah mendapatkan bantuan dan stimulasi, si Kecil masih menunjukkan kesulitan berbicara, jangan putus asa. Speech delay pada anak-anak bisa membutuhkan waktu dan kesabaran.
Pastikan MomDad selalu mendukung perkembangan anak dengan penuh perhatian dan kasih sayang, dengan beli Kelas Speech Delay bersama dr. Herbowo Agung, Sp.A(K) di SuperClass Parenthood Institute 2024. Dengan mengikuti kelas ini, MomDad bisa memberikan stimulasi yang tepat dan membantu si Kecil mengejar perkembangannya. Beli sekarang dan pastikan si Kecil mendapatkan dukungan terbaik untuk proses belajar bicaranya!
Referensi: