primaku
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu di:
playstoreappstore

Tetap stimulasi perkembangan anak di masa pandemi!

Author: dr. Lucyana Alim Santoso, Sp.A

Topik: 4-7 Tahun, 7-12 Tahun, 12-18 Tahun, Perkembangan, Stimulasi Perkembangan

Sahabat PrimaKu, pandemi yang berkepanjangan ini tentu saja membuat orangtua harus kreatif dan mencari cara agar stimulasi si kecil dapat tetap optimal meski hanya di rumah saja. Pasalnya, sudah 1,5 tahun adik tidak dapat ke sekolah dan mendapatkan pendidikan atau pengalaman yang dibutuhkan untuk perkembangan kognitif, sosial dan emosionalnya. 


Tantangan di masa pandemi ini dapat mengakibatkan hambatan perkembangan motorik kasar dan halus anak, hambatan perkembangan kognitif, hambatan perkembangan mental, emosi, psikososial. Belum lagi pembatasan sosial membuat orangtua waswas membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk imunisasi dan meningkatkan risiko adik terkena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Bila adik sering sakit maka potensi tumbuh kembang optimalnya juga akan terganggu. Bicara pandemi juga tidak dapat dilepaskan dari peningkatan paparan screen time, yang berisiko meningkatkan keterlambatan bicara, gaya hidup sedenter, risiko obesitas, dan adiksi gawai. 


Kali ini tim PrimaKu mencoba memberikan ide seru yang dapat dikerjakan oleh Sahabat PrimaKu di rumah/di sekitar rumah, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan tentunya membantu adik mengoptimalkan potensi perkembangan masing-masing. 


Tips stimulasi anak toddler/preschoolers

  • Libatkan anak dalam practical life skills, seperti menyapu, melipat baju, menyiram tanaman, mencuci baju, bersih-bersih, menjemur pakaian --> stimulasi motor kasar dan halus serta proses berpikir. Secara sosial dan kemandirian pekerjaan sehari-hari di rumah mengajarkan anak untuk berbagi tanggung jawab.
  • Bermain pura-pura (role playing), dapat mengasah imajinasi anak dan keterampilan menyelesaikan masalah (fleksibilitas kognitif), misalnya: “Adik jadi bajak laut, ibu jadi penumpang kapalnya ya, kira-kira adik bakal ngapain kalo ketemu ibu ya?”
  • Manfaatkan outdoor play semaksimal mungkin, seperti naik sepeda, nature walk, petak umpet, bermain di taman sekitar rumah misalnya bermain panjat, perosotan, ayunan, dan jungkat jungkit (tetap jaga prokes ya!)  
  • Permainan sensori, seperti playdough, berbagai tekstur, pasir, rumput asli/sintetik, dll --> merangsang imajinasi, kreativitas anak 
  • Main musik, dapat dimulai dengan peralatan sederhana yang tersedia di rumah, misalnya membuat bunyi-bunyian dengan galon bekas, panci, jerigen bekas, botol air mineral bekas dll. 

Tips stimulasi anak usia sekolah

  • Permainan meja / Board games, seperti Scrabble, ​monopoli , ular tangga, Ludo, Catur, Dan berbagai permainan board game sesuai usia
  • Wisata alam bebas. Bisa sambil belajar tentang flora dan fauna, membawa kamus/ensiklopedia kecil sembari berwisata dapat memperkaya pengalaman dan kosakata anak. 
  • Masak Bersama
  • Olahraga bersama, misalnya main basket/kasti/voli, dst dala sebuah tim dapat melatih kognitif anak (strategi untuk menang), bekerja sama dalam tim dan berbagi tugas, menerima kekalahan dengan sportif dan melatih resilience anak. 
  • Art and craft, seperti cat air, cat minyak, krayon, bahkan dengan menggunakan bahan-bahan dari alam yang dapat ditemukan di sekitar rumah. . Bisa juga membuat benda-benda dari barang bekas, misalnya pot tanaman dari botol air mineral bekas, lemari buku dari kardus tak terpakai, dll. Jangan lupa semangati dan pajang hasil karya adik supaya ia semakin termotivasi ya!

Tips stimulasi anak remaja

  • Olahraga Bersama (basket, lompat tali, pilates, yoga, dll)
  • Main musik bersama teman secara daring
  • Membaca berbagai buku yang memperluas wawasan anak, membuat kuis berhadiah setelahnya agar anak termotivasi
  • Masak/ membuat kue bersama
  • Menata rumah/pekarangan bersama
  • Berkebun 
  • Mengembangkan jiwa seni
  • Menyalurkan hobi: menyanyi, menggambar
  • Mengasah kemampuan bahasa asing



familyfamily
Baca artikel tumbuh kembang anak di PrimaKu!
Unduh sekarang
playstoreappstore
Rekomendasi Artikel
Lihat semua
cover
Agar Tetap Aman dan Nyaman, Ketahui 5 Tips Mudik Bersama si ...
24 Apr 2022
cover
Tips Mengatur Pola Makan Saat Lebaran agar Tetap Sehat
2 Mei 2022
cover
Tips Berkendara Naik Mobil untuk Ibu Hamil agar Kandungan Te...
16 Jun 2022
cover
Agar Tetap Berkualitas, Begini Cara Mengatur Pemberian ASI P...
21 Jun 2022
cover
Agar Nutrisinya Tetap Terjaga, Ini Tips Menyimpan ASIP Saat ...
5 Jul 2022
cover
Diet Saat Menyusui, Ini Aturannya agar ASI Tetap Lancar
18 Agu 2022
cover
Tips Merawat Mainan Anak agar Tetap Awet
2 Okt 2022
cover
Si Kecil Susah Tidur? Tetap Tenang dan Atasi dengan Cara Ini
5 Nov 2022
cover
Tips agar Tetap Tenang Hadapi Anak Tantrum
1 Des 2022
cover
Tips Menjaga Ginjal Anak agar Tetap Sehat
4 Des 2022
cover
Ditetapkan sebagai KLB, Waspada Campak Menyerang si Kecil
26 Jan 2023
cover
Cara Tepat Menceboki Bayi agar Tetap Higienis, Ikuti yuk!
31 Jan 2023
cover
Jaga Kesehatan, Ini Tips agar MomDad Tetap Fit saat Merawat ...
12 Feb 2023
cover
5 Tips Menjaga Kulit Bayi agar Tetap Sehat
21 Feb 2023
cover
Mau BB Anak Tetap Ideal? Coba Lakukan Tips Ini, yuk!
2 Mei 2023
cover
Anak Speech Delay Disiksa hingga Meninggal, Tetap Sabar dala...
3 Jul 2023
cover
Anak GTM? Tetap Tenang, Lakukan Do's & Don'ts Ini!
21 Des 2023
primaku
Aplikasi tumbuh kembang anak Indonesia. Didukung penuh oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Mitra resmi kami:
idaikemenkes
Unduh PrimaKu
playstoreappstore
© 2023 All rights reserved PRIMAKU, Indonesia
Cari kami di: